Tanpa Pilihan

Pikiran ini tiba-tiba terlintas sebelum saya berangkat jumintenan kemarin. Tepat setelah Pak Aburizal Bakrie mengumumkan tentang BLT.

  1. Apakah benar akan tepat sasaran ? Ada begitu banyak ‘titik’ yang harus dilewati sebelum dana tersebut sampai ke rakyat yang membutuhkan. Entah nanti mulai dari ‘titik’ mana dana tersebut akan pindah jalur, entah belok ke kiri atau ke kanan.
  2. Kenapa harus berupa dana yah ? Kalau diibaratkan dengan mancing, sama saja seperti memberi ikan hasil pancingan ke orang lain. Bukannya lebih baik menyediakan kail dan pancingan saja?

ah sudahlah.. toh sudah terjadi. Mudah-mudahan ikan yang diberikan, bisa dijual lagi. Kan lumayan, uangnya buat beli kail + bikin pancingan baru.

Selamat berjuang lebih keras, teman!

5 Responses to “Tanpa Pilihan”

  1. funkshit Says:

    nah itu yang bingung.. kailnya itu berupa apa ..
    jadi biar rakyatnya yang memilih kailnya masing2

  2. plain love Says:

    IMO, masyarakat Indonesia sendiri masih belum mampu kalo hanya dikasih kail dan pancingan sahaja….

    system bottom up agak susah kalo di Indonesia…. yang ada biasanya bukannya kail dan pancingan itu yang dipake tapi justru langsung dijual…

  3. genthokelir Says:

    BLT itu mestinya Buat Lebih Terasa karena kalo Bantuan Langsung Tunai itu tunai nya iya tapi rasanya ? ? ……tak ada
    salam kenal

  4. @del Says:

    Saya pernah dibilangin “si om”, kenapa pemerintah kasih uang tunai? Ya supaya rakyat bisa beli sesuatu. Bayangkan dengan BBM naik, harga beli jadi naik semua, dan tanpa dikasih uang tunai, rakyat ga bisa beli apa2. Nah…supaya tidak terjadi inflasi yang terlalu jauh…di cetuskanlah ide ngasih uang tunai.

    Ya setidaknya walau hanya sementara, tapi cukup efektif untuk menekan inflasi. Setidaknya barang2 masih bisa dibeli dan tidak numpuk di pasar.

    Mungkin gitu tujuan pemerintah. Loh kenapa ga dikasih kail untuk mancing? Ya tau ndiri lah, mancing itu untung2an. iya klo dapat, klo nggak? klopun dapat perlu ada waktu sampe ikan tertarik. Nah sedangkan waktu tsb sudah tidak ada lagi untuk sekarang ini. Saya rasa pemerintah pinter dalam hal ini.

  5. Efektifkah BLT? Says:

    [...] walking memang mengasyikan dan selalu menambah pengelaman dan pengetahuan kita. Di suatu blog saya menemukan pertanyaan bloger tentang BLT(Bantuan Langsung Tunai). Intinya adalah suatu [...]

Leave a Reply