Switching to Opera : Part 1
Sebenarnya ngga sulit juga untuk pindah dari Firefox ke Opera. Kalau ngga bisa menyesuaikan diri, kenapa ngga Opera aja yang di-customize supaya ( hampir ) mirip dengan Firefox. Here’s what i’ve done to my Opera.
- Cache. Di Opera memang terlalu ‘kuat’. Kalau terbiasa menggunakan ctrl+F5 di Firefox (atau IE
), mungkin bisa diubah dengan ctrl+shift+r / alt+F5 .
Kalau jarinya udah terbiasa pakai ctrl+F5, gimana dong ?
Dari menu Tools -> Preferences -> Advanced -> Shorcuts. Edit Keyboard Shorcut untuk Opera Standard, cari ‘Platform Windows-Unix-MCE, F5 ctrl’ di drop down Application. Reload all pages, diganti jadi Reload Frame.

- Status Bar (bottom / bagian bawah ).
Saya sangat terbiasa melihat status bar pada bagian bawah browser (firefox). Warning pertama kali kalau koneksi lagi jelek / server lagi down, datang dari status bar itu. ‘Connecting..’ dalam waktu lama, berarti saya harus membuka Command Prompt atau terminal, lalu siap2 nge-ping ke server. hihi.

Firefox status
Status Bar seperti ini udah ada di Opera, walaupun ngga ditampilkan secara default.
Tools -> Appearance -> Toolbars. Centang bagian Status Bar, lalu pilih Bottom pada Placement.
Informasi apa saja yang bisa ditampilkan ?
Masih di Appearance tadi, sekarang coba ke tab Button -> Status. Lalu tinggal ‘click and drag’ ( klik dan tarik ? ) tombol yang ada, ke status bar dibagian bawah.


Opera status
Udah ya, kapan-kapan disambung lagi.. Saya mau nyuci dulu.. haha.
Have A nice Day!
January 25th, 2008 at 7:59 am
Saudara seperguruaaaan >:D<
January 25th, 2008 at 11:17 am
Kapan2 saya tulis cara migrasi dari Opera ke Firefox ah
*pura2 gak liat jeng sandal*
January 26th, 2008 at 10:47 pm
@linoxs
saya tunggu! haha..
January 27th, 2008 at 11:15 am
klo pindah dari IE yang lebih ngga enak
apalagi klo kebiasaan pake alt+f4
semua tab ilang semua :D:D
January 28th, 2008 at 4:11 am
kenapa gk nyari perfox yang asli?
January 28th, 2008 at 5:38 am
http://agung.isnotcyb.org/blog/komentar/switching-to-opera-part-1/#When:00:04:00Z
aku ngikutin link feed di atas, aku tersesat.
Tapi opera ada kekurangan, susah untuk search kata dibagian view source.
January 28th, 2008 at 7:56 am
Bukannya tinggal Ctrl+F saja?
January 28th, 2008 at 9:44 am
@starboard
woh iya, bentar2.. saya lupa update di feedburner..
@detnot
emang ada payerpoks aseli ? beli dimana jeng ?
January 28th, 2008 at 10:20 pm
Kekekeee… ANe juga udah pindah ke Operaaaa~
January 29th, 2008 at 5:27 am
wah ……. waktu make opera dia masih minimalis banget, gak tau sekarang kaya apa.
dulu sih hampir semua browser tak install : Netscape, Opera, IE.
sekarang pake Minefield, yg fakir bandwith dan fakir RAM dilarang make ini.
.::he509x™::.
January 29th, 2008 at 7:01 am
kl dirumah aq pake opera loh….soalnya loadingnya cepet dibanding FF :p
January 29th, 2008 at 7:12 am
Welha dalah…..ketinggalan jaman aku!
Tak kiro opera bal koyo yen do voli kae…..
January 29th, 2008 at 9:11 am
@sandal
bukan ctrl+f nya, tapi highlight nya kadang nggak kelihatan.
January 29th, 2008 at 6:09 pm
ah ya… saya juga pakai Opera… walo lebih cinta sama Safari…
January 30th, 2008 at 12:07 am
@chiw
safari for windows atau safari beneran ? * saya ndak punya mac :(( *
January 31st, 2008 at 11:13 pm
Sayah mah enak pake Camino di Mac
soalnya Opera for Mac agak rakus RAM sih 
February 7th, 2008 at 4:35 am
endingnya mbencekno!
May 2nd, 2008 at 7:55 am
aku pernah coba buat website pake cms joomla.
waktu itu aku pake browser IE tampilan ga begitu sempurna, tapi setelah pake mozilla firefox dan opera tampilan website saya kelihatan berbeda.posisinya dicenter ga seperti dimaxton dan IE.oleh karena itu saya simpulkan bahwa website akan menarik jika didukung dengan browser yang pas.apakan betul demikian?
May 4th, 2008 at 5:05 am
@aal
Yap. tapi kalau untuk web developer harusnya juga mikirin cara supaya website tampil ok di semua browser, termasuk IE.
coba dihack dikit css nya mas, biar tampilnya juga sempurna di IE.
June 25th, 2008 at 5:18 am
ya makin memantapkan utk siap2 rutin make opera